Delegasi daerah otonomi Guangxi yang bergabung ke Konferensi ke-3 Kongres Rakyat Nasional China (NPC) ke-12 telah mengadakan rapat pleno di Wisma Guangxi Beijing, untuk membahas laporan kerja pemerintah dengan Perdana Menteri Li Keqiang.
Rapat tersebut terbuka kepada media dan turut menarik hampir 100 orang wartawan dari lebih 40 media dalam dan luar China termasuk Bernama dan The Star Malaysia serta Kantor Berita Vietnam. Peran Guangxi dalam pertukaran dan kerjasama China-ASEAN menjadi fokus media.
Wakil Ketua Provinsi Guangxi, Li Kang ketika menjawab pertanyaan wartawan menyatakan bahwa Guangxi merupakan wilayah dan platform penting untuk menjalankan pertukaran ekonomi dan budaya antara China dengan ASEAN. Dalam konferensi tahun ini, ada perwakilan dari Guangxi mengusulkan untuk membangun universitas bersama China-ASEAN untuk memberdayakan kerjasama kebudayaan kedua pihak.
Direktur Jenderal Departemen Reformasi dan Pembangunan Guangxi, Huang Fangfang menyatakan bahwa Guangxi akan mendorong proyek konektivitas China-ASEAN dan kerjasama dalam bidang perdagangan, keuangan, interaksi sosial budaya, perlindungan ekologi, perdagangan maritim, pertahanan maritim dan mekanisme kerjasama. Selain itu, pembangunan Jalur Ekonomi Jalur Sutra dan Jalur Sutra Maritim Abad ke-21 (OBAOR) akan didorong dengan menggunakan platform Ekspo China-ASEAN ..










0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.