Chindo News

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China.

Chindonews.blogspot.com

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China. .

China-Indonesian Information

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China..

Pameran Mobile

Pameran Mobil Internasional.

Pertukaran Budaya

Kebudayaan adalah sesuatu hal yang baru yang menghasilkan nilai budaya.

Monday, December 31, 2012

Kapal selam China dan salju

Musim dingin yang melanda China bagian utara membuat armada kapal selam sibuk membersihkan kapal selam dari tumpukan salju yang menutupi bagian atas kapal selam..

MAC Chengdu adakan latihan Militer

Giliran Chengdu Militeri Area Commando mengadakan latihan Militer berikut Videonya :


Pada Video bagian bawah tentang latihan yang di lakukan oleh pasukan Infanteri China.

PLA Hongkong rekrut Tentara dari etnik Uygurs

10 Prajurit PLA Hongkong asal Uygurs Muslim yang bertugas di Hongkong
Para perwira dan prajurit dari Resimen Pelatihan yang berbasis di  Hong Kong Garrison (PLA) menyambut sepuluh prajurit  Uygur yang berasal dari Xinjiang. Ini adalah pertama kalinya bagi PLA Hong Kong Garrison untuk merekrut prajurit wanita dari etnis minoritas dari Daerah Otonomi Xinjiang Uygur barat laut China .

Menurut briefing, sebagian besar dari sepuluh prajurit wanita uygurs khusus direkrut ke PLA Hong Kong Garrison berasal dari mahasiswa dan lulusan baru dan memiliki karakter yang baik dan mendapat beasiswa dari perguruan tinggi  dan universitas lokal.

Sunday, December 30, 2012

Melihat lebih dekat Kapal perusak Guangzhou "168"

Kapal Perang China (Destroyer) Guangzhou dengan no lambung 168 sedang berlabuh di pelabuhan Guangzhou dan di buka untuk umum...Kapal perusak Guangzhou 168 adalah class 052B Luyang I, Kapal ini mulai bergabung ke PLAN pada pertengahan 2004 dan Panjang Kapal 155 meter dan di buat di galangan kapal Jiangnan Shipyard

Jalur Kereta kecepatan tinggi Beijing-Guangzhou beroperasi

Rel kereta kecepatan tinggi Terpanjang di dunia  yang membentang lebih dari setengah wilayah China, mulai beroperasi, dua kereta berangkat dari stasiun di Beijing dan Guangzhou pukul 9 pagi dan 10 pagi, masing-masing, untuk menandai pembukaan jalur sepanjang 2.298-kilometer.

Berjalan pada kecepatan rata-rata 300 km per jam, rute baru memotong waktu perjalanan antara Beijing dan kota metropolitan selatan Guangzhou dari lebih dari 20 jam menjadi sekitar delapan.

Sebanyak 155 x 2 kereta api kecepatan tinggi akan berjalan setiap hari untuk melayani rute baru ini, dan jadwal alternatif telah dibuat untuk akhir pekan dan puncak perjalanan, menurut Departemen Kereta Api .

"Pembukaan jalur Beijing-Guangzhou berkecepatan tinggi menunjukkan bahwa jaringan  kereta api kecepatan tinggi China telah mulai mengambil bentuk," kata Zhou Li, direktur umum ilmu pengetahuan dan teknologi dari departemen KA China.

China ingin menciptakan backbone berkecepatan tinggi kereta api dengan empat jalur timur-barat dan utara-selatan empat baris dengan jarak tempuh operasi total lebih dari 120.000 km pada tahun 2020, sesuai dengan rencana pemerintah.

5 Menit ke Status operasional pertempuran

Brigade rudal 12 (Bendera merah) dari daerah Militer Guangzhou harus siap sedia dalam opeasional pertempuran dalam 5 menit..

Berwisata ke Kota Bersejarah Heishun di Yunnan

Daerah Heshun terletak sekitar 3 kilomter dari barat ibu kota Kabupaten Tengchong, provinsi Yunnan China. Nama "Heshun" berarti aman dan sentosa. Karena tempat ini terletak di kawasan perbatasan  China dengan Asia Selatan, ia dianggap pusat pertukaran perdagangan, kebudayaan, dan keagamaan di wilayah barat daya China.


Heshun yang meliputi area seluas 17 kilometer persegi, memiliki pemandangan alam yang sangat indah. Pusatnya dikelilingi oleh pegunungan dengan pohon yang menghijau. Tempat ini juga kaya dengan sumber air mineral dan mata air panas. Waktu cuaca yang dingin, banyak orang datang ke sini untuk mandi air panas.

Flying Shark J-15

Pesawat tempur multirole "Flying Shark" J-15 yang sedang terbang dengan persenjataan lengkap

Saturday, December 29, 2012

Budaya Minum teh etnis Tibet

Favorit minum teh dalam kalangan etnis Tibet melahirkan banyak karya sastra dan dongeng. diantaranya "Pari-Pari Teh dan Arak" dan "Cerita tentang Teh dan Garam".

"Pari-Pari Teh dan Arak" menceritakan tentang kaisar di sebuah kota memerintahkan agar arak digantikan dengah teh dalam jamuan. Oleh sebab itu, Pari-pari Arak datang ke kota itu untuk memuji arak dan memfitnah teh di hadapan kaisar. Peri Teh juga datang menghadap kaisar dan membahas dengan Pari-pari Arak. Akhirnya, kaisar menghentikan perdebatan antara kedua peri, dan secara adil menilai peran teh dan arak.

"Cerita tentang Teh dan Garam" pun mengisahkan tentang sepasang kekasih yang tidak bisa hidup sama-sama, menjadi garam dan teh setelah mereka mati. Karena etnis Tibet minum teh dengan garam, maka sepasang kekasih tersebut bisa hidup sama-sama. Karena cerita tersebut, adat minum teh dengan garam etnis Tibet diliputi warna yang romantis.

Bagi masyarakat etnis Tibet, mereka juga berpendapat bahwa teh dapat meningkatkan kekuatan tubuh bagi ternak. Maka, peternak etnis Tibet sering menggunakan sisa-sisa teh sebagai makanan sapi dan kuda.

Gaya hidup etnis Tibet sangat tergantung pada teh. Maka kebutuhan penduduk Tibet terhadap teh besar, dan perdagangan teh juga berkembang pesat. Beberapa pasar teh yang terkenal juga ada di Provinsi Gansu, Qinghai, Sichuan dan Yunnan yang mengelilingi Tibet. Seiring dengan perkembangan perdagangan, lingkup bisnis tidak hanya dalam bidang teh, tetapi juga termasuk tekstil, perangkat keras, barang-barang penggunaan harian, medis Tibet, bulu domba, dan emas. Perdagangan etnis Tibet dengan berbagai etnis di seluruh China semakin menjamur dan makmur.

Sejak teh memasuki kehidupan masyarakat etnis Tibet lebih seribu tahun yang lalu, hingga kini, minum teh menjadi satu kebudayaan yang khusus dan berwarna-warni dalam kalangan etnis Tibet, dan juga merupakan penghubung untuk meningkatkan pertukaran kebudayaan antara etnis Tibet dengan etnis Han dan etnis-etnis minoritas yang lain.

Pekerja Migran dari Etnik Kirgiz

Inilah Aziguli.Tuersun, pemudi Kirgiz dari Kampung Mukim Yumai, Kabupaten Aketao, Xinjiang terlihat akan naik bus yang akan berangkat menuju ke kota Cixi, provinsi Zhejiang, bagian timur China. dan kali ini ada 161 orang pekerja migran yang diatur oleh pemerintah lokal untuk bekerja di pabrik di timur China, sebelumnya Aziguli pernah bekerja di salah satu Perusahaan Elektronik di Kota Cixi pada tahun 2011. Setelah meraih pendapatan yang cukup dan dapat menyimpan uang sebesar RMB 15,000 (20 juta rupiah) untuk membangun rumah baru di kampung halamannya, Aziguli berhasrat untuk terus mencari rezeki di timur karena diberitahukan bahwa pendapatan rata-rata jika bekerja di perusahaan itu telah ditingkatkan ke RMB 4.000 sebulan (5.2juta/bulan) .

Program rumah bahagia bagi penduduk Xinjiang

Daerah Otonom Uigur Xinjiang mulai melaksanakan proyek pembangunan Perumahan Bahagia pada tahun 2011, termasuk membangun perumahan antigempa bumi, memodifikasi rumah yang rusak, membangun rumah baru bagi pengembara, membangun kembali rumah yang rusak dalam bencana alam, memodifikasi rumah untuk kaum miskin, dan membangun rumah untuk keluarga yang miskin.

Kini, sebanyak 17 ribu penduduk di Kabupaten Bachu, Xinjiang telah pindah ke rumah yang baru. Nurmanguli, penduduk Kabupaten Bachu sedang melaksanakan pernikahan di Kawasan Perumahan Bahagia.


Penonton terlihat sedang menyanyi dan menari dengan gembira dalam pernikahan.