Saturday, December 27, 2014

China bangun pabrik smelter Nikel di Maluku utara

Pabrik Industri Nikel Maluku Utara, proyek kerjasama Perusahaan Grup Pan-Pasifik Shanghai China dan Perusahaan Pertambangan Pasifik Indonesia, diadakan di Jakarta kemarin.

Setelah selesai dibangun, nilai output tahunan pabrik smelter tersebut akan mencatat USD 5 miliar selain menyediakan lebih 10 ribu lapangan kerja kepada penduduk lokal.

Duta Besar Indonesia untuk China, Sugeng Rahardjo menyatakan menyusul terjalinnya kemitraan strategis komprehensif, semakin banyak perusahaan China berinvestasi di Indonesia. Dia yakin dengan pimpinan Presiden baru, Joko Widodo, lingkungan investasi Indonesia akan semakin baik.

Duta besar China untuk Indonesia, Xie Feng mengucapkan selamat atas kerjasama tersebut. Dia mengatakan, China dan Indonesia harus menggunakan kelebihan masing-masing untuk meningkatkan kerjasama pragmatis di bidang infrastruktur, pabrik industri dan investasi, dalam periode pembangunan yang penting antara lima sampai sepuluh tahun mendatang.

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.