Seorang pejabat senior militer Xinjiang mengatakan bahwa serangan teroris tidak akan mempengaruhi stabilitas keseluruhanDaerah Otonomi Xinjiang Uygur di barat laut China, tidak pula dapat menghambat perkembangan cepat ekonomi, kesatuan etnis atau kerukunan beragama di Xinjiang.
"Semua orang di Xinjiang bersatu untuk melawan terorisme dan mengharapkan perdamaian. Sekarang mereka beberapa teroris tidak memiliki dukungan di sana, dan orang-orang hanya membenci mereka," kata Saimati Muhammat, komandan umum dan wakil utama dari Komando Daerah Militer Xinjiang, dalam sebuah wawancara dengan Xinhua.
Pihak berwenang China memulai kampanye anti-terorisme satu tahun di Xinjiang Mei lalu sebagai tanggapan terhadap serangan. Muhammat mengatakan kampanye telah membantu orang menyadari bahwa "teroris adalah musuh bersama mereka. Setiap orang wajib melawan terorisme dan menjaga perdamaian."
Sebanyak 31 orang tewas dan 141 lain orang terluka dalam serangan pisau yang terjadi pada tanggal 1 Maret tahun lalu di sebuah stasiun kereta api di kota Kunming provinsi Yunnan barat daya China. Ia kemudian menemukan bahwa serangan itu didalangi oleh pasukan separatis Xinjiang.
Muhammat mengatakan para pejabat mulai memperkuat kerjasama lintas daerah dan mengambil langkah-langkah preemptive untuk mencegah serangan semacam itu terjadi di daerah lain di seluruh negeri.
Anggota parlemen China kini merevisi draft UU Anti-terorisme pertama di negara itu, yang berusaha untuk mendefinisikan terorisme dan membangun kerangka hukum bagi upaya kontra-terorisme.
Komandan itu mengatakan terorisme tidak boleh disalahkan pada setiap kelompok etnis tertentu, wilayah atau agama. "Serangan Teror kadang-kadang dilakukan atas nama Islam, tetapi bahkan umat Islam mengutuk mereka. Kegiatan yang ekstrim merupakan pelanggaran ajaran Islam. dan itu adalah kejahatan."
Dia menambahkan bahwa kebijakan agama di Xinjiang diciptakan setelah mencari nasihat dari kelompok-kelompok agama setempat. "Kebijakan melindungi kebutuhan agama sambil membantu mencegah ekstremis."
Friday, March 6, 2015
Jenderal Uygurs :Pembangunan Xinjiang tidak terpengaruh oleh serangan Teroris
Related Posts:
2 juta orang di Bangladesh mendapatkan keuntungan dari pembangunan instalasi pengolahan air oleh perusahaan China Warga kota Khulna di pesisir Bangladesh sebagian besar tergantung pada air tanah tapi selama musim panas tingkat air tanah turun drastis. Selain itu, orang-orang di wilayah barat daya negara itu telah mengalami air asin aki… Read More
Kesepakatan perjanjian pipa minyak China-Myanmar China dan Myanmar kemarin menandatangani perjanjian pada pipa minyak untuk mengirim minyak mentah dari pelabuhan Kyaukpyu Myanmar ke provinsi Yunnan China. Perjanjian dan delapan dokumen kerjasama lainnya ditandatangani se… Read More
Patung Emas Mazu akan di pamerkan di malaysia dan SingapuraWakil Presiden Dewan Kuil Mazu Meizhou, Lin Jinzan mengatakan persiapan untuk pameran jelajah patung emas Mazu dari Kuil Mazu di Meizhou, kota Putian, Provinsi Fujian China ke Asia Tenggara tahun ini telah dimulai. Tempat pam… Read More
China berhasil melakukan uji coba robat bawah laut dengan kedalaman 3000 meter Illustrasi China berhasil melakukan uji coba robat bawah laut dengan kedalaman 3000 meter kemarin. Robot ini dikembangkan oleh Dinas Penyelematan Bawah Air Yantai, yang berada di bawah Kementerian Perhubungan Chin… Read More
Presiden China bertemu dengan Perdana Menteri Norwegia Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg di Beijing kemarin, menyuarakan harapan bahwa kedua negara bisa memperkuat rasa saling percaya politik. "Saya menghargai upaya positif yang dib… Read More
0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.