Tuesday, June 3, 2014

Ajaran sesat Quannengshen

Lima tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan di Zhaoyuan, provinsi Shandong pada 28 Mei lalu diidentifikasi sebagai anggota kelompok ajaran sesat Quannengshen, yang berarti " dewa yang maha berkuasa " . Semua lima tersangka itu telah ditangkap .

Pada pukul 9 malam 28 Mei lalu, lima tersangka itu berkumpul di sebuah restoran McDonalds di kota Zhaoyuan dan meminta nomor telepon pelanggan yang lain untuk membujuk mereka bergabung bersama kelompok ajaran sesat tersebut . Mereka menganggap seorang pelanggan yang enggan memberitahukan nomor teleponnya sebagai " setan " yang harus dihapus, lalu memukul pelanggan itu sampai mati .

Rekaman video yang disebarkan melalui internet oleh seorang saksi kepada perbuatan kejam itu menyebabkan masyarakat umum merasa terkejut dan marah terhadap kelompok ajaran sesat itu .

Pendiri kelompok ajaran sesat Quannengshen, Zhao Weishan melarikan diri ke AS dan mendapatkan suaka politik dan hak tinggal tetap dari pemerintah negara itu pada tahun 2000 . Setelah itu, Zhao mendirikan " markas Quannengshen " di AS yang mengontrol anggota kelompok ajaran sesatnya di China . " Dewi " yang dipuja oleh anggota ajaran sesat itu adalah istrinya yang bernama Yang Xiangbin, yang juga melarikan diri ke AS

Kelompok ajaran sesat itu mengheboh - hebohkan rumor tentang " hari kiamat " untuk menimbulkan rasa panik di kalangan masyarakat umum . Pada tahun 1998, mereka mendalangi serangkaian kegiatan menculik dan memukul rakyat yang tidak berdosa di provinsi Henan .

Menurut spesialis isu keagamaan China, Wang Shuli , ajaran sesat seperti Quannengshen bukan suatu agama , sebaliknya ia bertentangan dengan agama dan masyarakat . Ini dapat dilihat dengan jelas dari kasus pembunuhan yang terjadi pada 28 Mei lalu itu .

Pakar lain mengatakan, kegiatan ajaran sesat yang jahat harus diungkapkan kepada masyarakat umum untuk memastikan tak seorang pun ingin bergabung kelompok ajaran sesat . Selain itu , penjahat yang terlibat dalam kegiatan ajaran sesat harus dikenakan hukuman sekeras kerasnya berdasarkan hukum yang berlaku .

Related Posts:

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.