Sebuah bank di wilayah otonomi Tibet di China memberikan pinjaman hingga 2 juta yuan ($ 290.000) untuk memulai usaha Start up.
Menurut kantor Bank Rakyat China di Lhasa, kebijakan tersebut akan menguntungkan pengguna individual dan bisnis yang didirikan dengan mitra kerja, yang berhak mendapatkan kredit masing-masing 500.000 yuan dan 2 juta yuan.
Bank peminjam adalah cabang Bank Tabungan Pos China dan kantor-kantor cabangnya di daerah.
Program ini fokus pada lulusan perguruan tinggi dan pekerja yang diberhentikan yang mengajukan pinjaman awal dan mendapatkan potongan bunga.
Jangka waktu pinjaman tidak akan melebihi 20 tahun. Pelamar harus memegang KTP Tibet dan memiliki modal tidak kurang dari 30 persen dari jumlah yang dibutuhkan untuk operasi bisnis.
Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah telah mendorong kaum muda di China untuk merangkul perusahaan pemula dan menjadi pengusaha dan menciptakan paradigma pertumbuhan baru bagi perekonomian. namun Pembiayaan disebut sebagai salah satu kendala utama untuk memulai bisnis.
Kewirausahaan telah berakar di beberapa daerah pesisir, namun di daerah yang terkunkung daratan seperti Tibet, ekonomi lokal tetap sangat bergantung pada pendanaan negara dan bisnis milik negara.









0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.