Wednesday, July 16, 2014

Tari Lambaian, tarian asli Tujia .

Kabupaten Laifeng yang terletak di bagian barat daya provinsi Hubei kaya dengan sumber budaya etnis Tujia.. Laifeng sebagai satu - satunya tempat di seluruh China yang sangat identik dengan budaya etnis Tujia , adalah kabupaten otonom etnis Tujia yang pertama di China . Di kabupaten itu, budaya tradisional Tujia diwarisi dan berkembang baik, termasuk Tari Lambaian, sejenis tarian asli Tujia .

Tarian Lambaian adalah tarian tradisional kuno Tujia . Dengan kombinasi seni tari dan kebugaran fisik, tarian ini disebut " Oriental Disco " . Faktanya, Tari Lambaian merupakan mikrokosmos kehidupan dan sejarah etnis Tujia, dan juga gambaran warna - warni sejarah kehidupan masyarakat Tujia . Tarian ini sangat penting dan berarti untuk mengenali evolusi sosiokultural, sejarah, adat istiada , kesenian dan keistimewaan etnis Tujia .

Konon, Tari Lambaian berasal dari kegiatan kepercayaan pemujaan . Etnis Tujia yang sangat menghormati leluhur, dan menyayangi pemimpin faksi, menciptakan tarian itu untuk menunjukkan sesuatu peringatan . Ada juga pendapat yang mengatakan, asal usul tarian ini dari peperangan . Pada zaman kuno, seorang komandan memerintah pasukan beliau untuk membingungkan musuh dengan nyanyian dan tarian atau menyatakan kerinduan mereka pada kampung halaman dengan menarikan Tari Lambaian . Namun, apa juga argumen, tidak diragukan tarian ini membuktikan etnis Tujia suka akan kegiatan menyanyi dan menari serta bersikap positif dan optimis dalam kehidupan . Sampai sekarang, Tari Lambaian masih merupakan kegiatan hiburan yang populer di kalangan penduduk Tujia .

Tarian Lambaian diiringi musik yang dihasilkan dengan peralatan perkusi termasuk gendang dan gong . Ketika memainkan alat musik, seorang atau dua orang memainkan gendang dan gong di tengah platform . Tentang lagu yang dinyanyikan selama pertunjukan tarian jenis ini, hanya ada dua saja yang masih diwariskan sampai sekarang, yaitu " Kalau Ingin Makan Harus Menggali Tanah " dan " Lagu Prajurit " . Meskipun lirik lagu ini sangat biasa, tapi lirik itu mencerminkan filosofi kehidupan yang bersahaja dan konsep mengagungkan pahlawan dalam kalangan etnis ini . Kegigihan dan keberanian etnis Tujia bukan digambarkan dengan kata - kata tetapi melalui kesenian mereka .

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.