'Made in China 2025' - Dewan Negara China mengeluarkan Made in China 2025 Rencana Aksi, selama sepuluh tahun yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing manufaktur China. Rencananya sangat menekankan peran inovasi, teknologi, pengembangan energi hijau dan kualitas-over-kuantitas. Dalam rangka mendukung transisi ini, China bergantung pada inovasi, dan di antara target lainnya, China bertujuan untuk menjadi mandiri untuk 40% dari komponen inti pada tahun 2020, dan 70% pada tahun 2025, di sektor-sektor seperti aerospace, komunikasi, produksi dan distribusi listrik, mesin, transportasi dan peralatan listrik.
Rencananya memprioritaskan 10 sektor dalam transisi menuju kekuatan manufaktur global, dan 9 Tugas yang harus dicapai.
10 Sectors Identified as Priority:
New information technology (this will involve core components, semiconductors)
Robotics
Aerospace and aeronautics
Ocean engineering equipment and high-tech ships
Railway equipment
Energy saving and new energy transports/vehicles
Power equipment
New materials
Biological medicine and medical devices
Agricultural machinery
9 Main Tasks to be Achieved:
Improve manufacturing innovation capacity
Integrate information technology and industry
Strengthen the industrial base
Foster Chinese brands
Enforce green manufacturing
Promote breakthroughs
Carry forward restructuring of manufacturing sector
Promote service-oriented manufacturing and producer services
Develop manufacturing industry internationally









0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.