KOLOMBO: Presiden China Xi Jinping kemarin mulai melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Sri Lanka, berusaha untuk meningkatkan hubungan yang sudah kuat dengan negara pulau itu, hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Jepang meluncurkan tawaran saingan dan pengaruh.
China telah menjadi investor asing terbesar di Sri Lanka dan selama kunjungannya, Xi akan meluncurkan dana pembangunan US $ 1,4 miliar untuk membangun pelabuhan baru yang dibangun dengan dana dari Beijing.
Perkembangan baru akan naik setelah pelabuhan Kontainer dengan investasi US $ 500 juta milik perusahaan China selesai pembangunannya, satu-satunya pelabuhan mega di Asia Selatan dan menjadi pengingat yang kuat dari pengaruh Beijing di wilayah ini yang secara historis di dominasi India.
Perdana Menteri baru India Narendra Modi juga mulai secara ofensif memulihkan hubungan dengan Srilangka, setelah pemerintah India sebelumnya mengabaikan.
Namun menteri pembangunan ekonomi Sri Lanka Basil Rajapakse mengatakan menjelang kunjungan hubungan dekat negaranya dengan China seharusnya tidak menjadi penyebab keprihatinan.
"Kami mencari perdagangan, investasi dan pariwisata," kata Rajapakse kepada AFP. "India juga mencari untuk China jadi saya tidak melihat sesuatu yang salah dalam hubungan dekat dengan mereka."
Kunjungan Xi datang pada bulan yang sama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan perjalanan ke Sri Lanka, mengamankan kesepakatan bahwa kedua negara akan menjalin hubungan maritim kuat.
Proyek pelabuhan kota ambisius yang dikembangkan oleh Sri Lanka Ports Authority (SLPA) dengan dukungan China akan mencakup marina mewah dan trek balap Formula Satu.
Kepala SLPA Priyath Bandu Wickrama mengatakan pelabuhan akan "berdasarkan kepentingan komersial". "Kami tidak akan membiarkan port kami untuk tujuan militer," katanya kepada AFP. "Tidak ada bagi siapa pun untuk takut."
Beijing telah membiayai pembangunan bandara internasional kedua Sri Lanka dan pelabuhan laut dalam lainnya di distrik selatan Hambantota, rumah konstituensi Presiden Mahinda Rajapakse.
Selama kunjungannya, Xi diharapkan juga akan membahas pembangkit listrik tenaga batubara tahap ketiga yang telah dibangun di utara Srilangka yang juga di biayai China. serta meningkatkan kerjasama maritim antara China dan negara-negara Asia lainnya termasuk Srilanka dalam membangun Jalur Sutra Maritim abad ke 21, yang sebelumnya juga telah mendapat dukungan kuat dari Maladewa.
Wednesday, September 17, 2014
Presiden China berkunjung ke Srilanka
Related Posts:
Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Kelompok 20 (G20) Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Kelompok 20 (G20) diadakan di Ankara, Turki pada 4 sampai 5 Semptember lalu. Gebenor Bank Rakyat China, Zhou Xiaochuan dan Menteri Keuangan, Lou Jiwei memimpin delegasi C… Read More
Interior kendaraan lapis baja Anoa2 6x6Ini dia interior kendaraan lapis baja Anoa2 6x6 buatan Pindad Bandung-Indonesia. … Read More
Kertas Putih tentang pembangunan Tibet Menurut Kertas Putih tentang Tibet yang dikeluarkan oleh Kantor Penerangan Dewan Negara China, dengan pelaksanaan sistem administrasi wilayah otonomi di Tibet, pembangunan sosial ekonomi di wilayah itu meningkat ke tingk… Read More
Orang tua Tibet mendesak anak-anak mereka untuk belajar bahasa Mandarin Dekyi Drolkar seorang warga etnis Tibet, 47 thn, mendesak kedua putrinya untuk berbicara Putonghua (standar bahasa China) satu sama lain di rumah dan di sekolah. "Bukannya khawatir tentang kompetensi mereka dalam bahasa… Read More
Lebih dari 25.000 warga Kenya dipekerjakan di proyek kereta api yang didanai oleh China Lebih dari 25.000 warga Kenya digunakan untuk pembangunan dari jalur kereta api cepat yang didanai China menghubungkan kota pelabuhan Kenya Mombasa ke ibukota Nairobi, menurut Duta Besar China untuk Kenya. Standard Gauge R… Read More
0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih atas Komentar anda.
Thanks for your Comments.