Chindo News

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China.

Chindonews.blogspot.com

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China. .

China-Indonesian Information

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China..

Pameran Mobile

Pameran Mobil Internasional.

Pertukaran Budaya

Kebudayaan adalah sesuatu hal yang baru yang menghasilkan nilai budaya.

Friday, January 29, 2010

Resepsi Tahun Baru Imlek Tiongkok-ASEAN di Beijing

Resepsi Tahun Baru Imlek yang disponsori Dewan Bisnis Tiongkok-ASEAN kemarin malam (27/01) digelar dengan meriah di Beijing. Pemimpin badan terkait pemerintah Tiongkok, para duta besar Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina dan Singapura untuk Tiongkok, wakil-wakil kamar dagang ASEAN untuk Tiongkok, penanggungjawab kamar dagang utama Tiongkok, wakil-wakil media Tiongkok dan ASEAN sejumlah 150 orang menghadiri resepsi tersebut.

Di depan resepsi, Sekretaris Jenderal pihak Tiongkok Dewan Bisnis Tiongkok-ASEAN, Xu Ningning dalam sambutannya mengatakan, selama satu tahun yang lalu, Tiongkok bersama negara ASEAN maju bergandengan, hubungan persahabatan, kerja sama ekonomi dan dagang mencapai perkembangan baru. Tanggal 1 Januari, Tiongkok dan ASEAN telah memasuki era bebas bea masuk, kawasan perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN dengan 1,9 milyar konsumen telah muncul dihadapan dunia. Dibentuknya zona tersebut akan membawa hubungan kedua pihak memasuki tahap perkembangan yang menyeluruh, mendalam dan erat dan dinamis.

Thursday, January 28, 2010

Forum Pariwisata ASEAN Digelar Di Brunei

Forum Pariwisata ASEAN 2010 berlangsung di Brunei Darussalam dari tanggal 25 sampai 28 Januari dengan membahas perkembangan industri pariwisatadi kawasan ASEAN, tantangan akibat krisis keuangan global bagi industri pariwisata, serta peningkatan pertukaran dan kerja sama untuk mendorong perkembangan pariwisata.

Hadir dalam forum itu para menteri pariwisata dan wakil dunia pariwisata anggota-anggota ASEAN dan mitra dialog serta hampir seribu tokoh berbagai kalangan Brunei. Kegiatan awal forum sudah dimulai sejak 21 Januari lalu. Selama berlangsungnya kegiatan itu, tokoh-tokoh kalangan pariwisata negara-negara ASEAN ambil bagian dalam berbagai diskusi dan kegiatan pertukaran. Selain itu, forum juga mengadakan pameran untuk memperkenalkan sumber daya dan produk pariwisata berbagai negara.

Wednesday, January 27, 2010

Kota Nanjing Ibu Kota Propinsi Jiangsu

NANJING
Nanjing yang memiliki sejarah peradaban sepanjang 6.000 tahun dan sejarah berdirinya kota sepanjang 2.400 tahun disebut sebagai "empat kota kuno Tiongkok yang terkenal" bersama Beijing, Xi'an dan Luoyang. Sejak tahun 229 masehi, terdapat 10 dinasti berturut-turut menjadikan Nanjing sebagai ibukota, maka Nanjing disebut juga sebagai "ibukota 10 dinasti". Di bawah dan di atas permukaan tanah kota Nanjing sekarang ini tersimpan tak terbilang banyak benda budaya dan patilasan sejarah yang menjadi ciri khas dan keunggulan penting Nanjing di bidang budaya dan sejarah. Benda-benda budaya enam dinasti yang tersimpan di Museum Kota Nanjing tersohor di seluruh dunia.

Kota Nanjing yang terletak di tepi selatan hilir Sungai Yangzi adalah ibukota Provinsi Jiangsu, luas distrik kota 860 kilometer persegi dengan penduduk lebih tiga juta. Daerah yurisdiksinya mencakup kedua tepi Sungai Yangzi. Nanjing yang dulu dinamakan kota Jinling ini memiliki pemandangan alam yang indah, serta patilasan sejarah dan benda budaya yang kaya. Nanjing terkenal pula sebagai kota taman dengan tingkat penghijauan kotanya yang tinggi. Kota Nanjing sekarang ini adalah pusat politik, ekonomi dan budaya Provinsi Jiangsu, juga salah satu pusat perhubungan dan telekomunikasi yang terpenting di daerah Tiongkok bagian timur, dan kota dagang internasional terbesar di Delta Sungai Yangzi setelah Shanghai.

Fei Zhiming dari biro perjalanan CTS Nanjing mengatakan, di kedua sisi jalan kota Nanjing banyak ditanami pohon Firmiana Simplex Perancis. Meskipun namanya Firmiana Simplex Perancis, tapi sebenarnya berasal dari Provinsi Yunnan Tiongkok. Dinamakan begitu karena jenis pohon ini daunnya rindang, maka banyak ditanam di daerah konsesi Perancis kota Nanjing pada zaman dulu.

Dari patilasan sejarah yang terdapat di kota itu, kita dapat menelusuri jejak sejarah: Makam Sun Yatsen yang dibangun menyusuri bukit tampak khitmad dan megah; dari kelompok bangunan Kuil Fuzi yang antik, kita bisa membayangkan suasana ramai kota zaman Dinasti Qing; Gerbang Zhonghua yang megah sangat indah perancangannya; Selain itu, terdapat pula Makam Zhu Yuanzhang, kaisar pendiri Dinasti Ming, serta tempat peringatan revolusioner Yuhuatai.

Sungai Qinhuai adalah sebuah sungai yang melintas di kota Nanjing. Sungai itu memberi warna budaya dan sejarah yang kental kepada kota tersebut. Bercerita tentang sungai itu, Fei Zhiming mengatakan, Sungai Qinhuai adalah sungai ibunda warga Nanjing. Sungai yang panjangnya hanya beberapa kilometer itu adalah buaiyan sistem ujian kerajaan di Tiongkok zaman kuno. Di kedua tepi Sungai Qinhuai sekarang ini tampak bangunan rumah bertembok warna merah jambu dan genteng warna merah dengan lampion-lampion besar warna merah yang menghias rumah-rumah itu. Rumah makan, kedai teh, warung makanan kecil dan berbagai hidangan khas berjajar di kedua tepi sungai, terdengar dari rumah-rumah itu alunan musik, menambah suasana khas kota ini. Kalau Anda berminat, boleh menyewa sebuah perahu dengan pendayung putri yang akan membawa Anda menikmati pemandangan di kedua tepi sungai. Pemandangan sangat asyik apalagi di waktu malam yang dihias sinar lampu warna-warni.

Tembok kuno kota Nanjing yang dibangun menyusuri Sungai Qinhuai adalah lambang sejarah. Tembok setinggi 12 meter itu tebalnya antara 7,6 sampai 12 meter. Tembok yang sudah bersejarah ratusan tahun itu sampai kini masih kukuh berdiri. Di tembok itu terdapat 2.000 benteng pertahanan dan 24 gerbang.

Fei Zhiming mengatakan pada tembok yang sudah bersejarah 600 tahun ini terdapat banyak lubang bekas tembakan. Ini adalah saksi sejarah. Menurut cerita sejarah, Kaisar Zhu Yuanzhang dari Dinasti Ming ketika membangun tembok tersebut kekurangan dana, maka ia memerintahkan saudagar kaya setempat membiayai pembuatan bata untuk pembangunan tembok kota. Batu bata dibuat di provinsi Anhui dan Jiangxi, lalu diangkut ke Nanjing. Kalau mutu bata tidak memenuhi standar akan dikembalikan. Tapi, kalau yang kedua kalinya masih belum memenuhi persyaratan, saudagar yang bersangkutan akan dihukum mati. Maka, batu bata yang dibuat dengan taruhan jiwa itu sangat tinggi kualitasnya sehingga tembok kota yang dibangun dengan menggunakan batu bata itu masih berdiri kukuh sampai sekarang setelah berlangsung 600 tahun.

Setelah menyaksikan bangunan zaman kuno, kami mengunjungi Jembatan Sungai Yangzi di Nanjing yang selesai dibangun pada tahun 1968. Jembatan dua susun ini, bagian atas adalah jembatan jalan raya sepanjang 4.500 meter dan lebar 15 meter, bagian bawah adalah jembatan kereta api sepanjang 6.700 meter dan lebar 14 meter. Jembatan yang megah itu merentang di atas Sungai Yangzi. Ribuan lampu yang menerangi jembatan itu di malam hari bak untaian mutiara menghias pemandangan malam kota Nanjing. Jembatan tersebut merupakan kebanggaan rakyat Nanjing dan seluruh negeri.

Di Nanjing, banyak jalan dan dermaga diberi nama "Sun Yatsen". Mengenai hal ini, Fei Zhiming mengatakan, tanggal 1 Juni tahun 1927, suatu upacara yang khitmad dan meriah berlangsung di kota Nanjing untuk menyambut kedatangan peti jenasah Doktor Sun Yatsen, pelopor revolusi demokratis Tiongkok yang diusung ke kota ini dari Beijing. Sejak itu, dermaga, jembatan dan jalan yang dilalui peti jenasah itu diubah namanya menjadi dermaga, jembatan dan jalan Sun Yatsen.

Makam Sun Yatsen adalah obyek wisata yang tak boleh dilewatkan di kota Nanjing. Selain itu, Anda juga jangan melewatkan Danau Xuanwu yang terkenal indah pemandangannya di kota itu.

Memasuki Era Perdagangan bebas saat ini, Kota Nanjing mengalami perubahan yg pesat sebagaimana dengan Kota2 lainnya yg berada di pesisir timur, yg mengalami Booming Ekonomi. berikut saya lampirkan perkembangan Kota Nanjing saat ini :












Tuesday, January 26, 2010

SBY: CAFTA Adalah Kesempatan Baik bagi Perkembangan Ekonomi Indonesia

Presiden Indonesia Susilo Bambang Yodhoyono baru-baru ini menyatakan, pelaksanaan Persetujuan Zona Perdagnagan Bebas ASEAN-Tiongkok atau CAFTA adalah kesempatan baik bagi perkembangan ekonomi Indonesia, bukan ancaman bagi ekonomi Indonesia.

Yudhoyono kemarin (25/1) di Markas Besar TNI Indonesia mengatakan, pada masa resesi pasar global tahun 2008, volume perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok tercatat 31,5 milyar dolar AS, meningkat 20% dibandingkan tahun 2007, berarti sudah lebih awal mewujudkan target volume perdagangan senilai 30 milyar dolar AS pada tahun 2010.

Ia mengatakan, CAFTA tidak boleh hanya dipandang sebagai masuknya dalam jumlah besar barang perdagangan Tiongkok ke pasar Indonesia, karena barang-barang perdagangan Indonesia juga memperoleh kesempatan untuk memasuki pasar negara lain dengan bea masuk nol persen.

Yudhoyono mengatakan, ASEAN telah menjadi Masyarakat Keamanan Politik, Masyarakat Sosial dan Kebudayaan serta Masyarakat Ekonomi. Integerasi ekonomi adalah tujuan bersama bagi negara-negara anggota ASEAN, sedang pelaksanaan CAFTA justru satu langkah yang diayunkan ke target tersebut.

Monday, January 25, 2010

Rapat Dialog WPM Tiongkok-Indonesia Digelar

Sidang Mekanisme Dialog WPM Tiongkok-Indonesia Digelar

Sidang kedua Mekanisme Dialog Wakil Perdana Menteri Tiongkok-Indonesia diadakan di Jakarta kemarin (21/1) dengan dipimpin bersama oleh Anggota Dewan Negara Tiongkok, Dai Bingguo dan Menteri Koordinasi Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia, Marsekal TNI Djoko Suyanto. Kedua pihak menyatakan puas atas kecenderungan baik perkembangan hubungan kedua negara dan mencapai kesepahaman yang luas untuk mendorong maju kemitraan strategis Tiongkok-Indonesia.

Pada kesempatan itu, Dai Binguo mengatakan, Tiongkok dan Indonesia adalah negara besar berkembang dan negara penting di Asia. Kedua negara mempunyai kepentingan bersama yang luas, dasar hubungan bilateral sangat kokoh. Dalam latar belakang situasi internasional dewasa ini sedang mengalami perubahan rumit dan mendalam, berbagai masalah dan tantangan global semakin bertambah, kedua negara beralasan dan berkeperluan untuk meningkatkan kerjasama, ini tidak saja sesuai dengan kepentingan mendasar kedua negara, tapi juga menguntungkan perdamaian, kestabilan dan perkembangan regional bahkan dunia. Tiongkok dari ketinggian strategis dan segi jangka panjang mementingkan hubungannya dengan Indonesia, bersedia bersama Indonesia mencengkam peluang agar secara menyeluruh melaksanakan kesepahaman yang dicapai oleh Presiden Tiongkok, Hu Jintao dan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengenai pengembangan kemitraan strategis kedua negara, peningkatan saling percaya, perdalaman kerja sama supaya kedua negara menjadi tetangga, sahabat dan mitra yang baik.

Sementara itu, Suyanto menyatakan, hubungan Indonesia dan Tiongkok berkembang baik. Indonesia sangat mementingkan hubungannya dengan Tiongkok, dan bertekad menjadikan program aksi deklarasi bersama kemitraan strategis kedua negara sebagai pedoman, mengambil langkah yang riil, mempererat kerja sama dengan Tiongkok, terus memperpadat makna hubungan kedua negara, agar mendatangkan lebih banyak kesejahteraan kepada rakyat kedua negara dan memberikan sumbangan dalam mendorong perdamaian dan kemakmuran regional.

Kedua pihak sebulat pendapat:

Pertama: meningkatkan saling percaya strategis. Memelihara kontak lapisan tinggi, sepenuhnya memanfaatkan mekanisme dialog tingkat wakil perdana menteri dan lainnyauntuk mengadakan dialog strategis, mengadakan komunikasi dan koordinasi yang tepat pada waktunya mengenai masalah-masalah yang penting. Indonesia menegaskan kembali akan berpegang teguh pada kebijakan satu Tiongkok dan mendukung hubungan kedua tepi Selat Tiongkok berkembang secara damai.

Kedua: memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan. Bersama-sama mendorong pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN (CAFTA), mewujudkan saling menguntungkan dan menang bersama, agar memperluas kerja sama antara kedua negara di bidang-bidang perdagangan, pembangunan prasarana, eksploitasi sumber daya energi. Indonesia menyambut investasi perusahaan Tiongkok.

Ketiga: memperluas pertukaran sosial budaya. Menghidupkan kegiatan "Tahun Persahabatan Tiongkok-Indonesia". Menyelenggarakan beragam pertukaran sosial dan kebudayaan agar meningkatkan saling pengertian dan persahabatan antara rakyat kedua negara.

Keempat: meningkatkan kerja sama keamanan dan penegakan hukum. Mengadakan kunjungan timbal balik tentara kedua negara, memperluas kerja sama penataran personil, mengadakan latihan gabungan militer antiterorisme. Memperdalam kerja sama dalam memberantas kejahatan transnasional dan penegakan hukum di laut.

Kelima: mempererat kerjasama dalam urusan multilateral. Bersama-sama mendorong maju hubungan Tiongkok-ASEAN. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam kerangka PBB. Bergandengan tangan menangani krisis moneter internasional dan mendorong pertumbuhan mantap pertumbuhan ekonomi regional.

Seusai pembicaraan, kedua pihak bersama-sama menyaksikan penandatanganan Program Aksi Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Republik Indonesia mengenai Pelaksanaan Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis. Program tersebut telah merumuskan langkah kongkrit untuk melaksanakan kesepahaman pemimpin kedua negara mengenai pengembangan kemitraan strategis Tiongkok-Indonesia, mengadakan dialog, pertukaran dan kerjasama pada bidang yang luas.