Chindo News

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China.

Chindonews.blogspot.com

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China. .

China-Indonesian Information

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China..

Pameran Mobile

Pameran Mobil Internasional.

Pertukaran Budaya

Kebudayaan adalah sesuatu hal yang baru yang menghasilkan nilai budaya.

Monday, April 30, 2012

Electromagnetic Catapults untuk Kapal Induk China

Perancang sistem Electromagnetic Catapults - Ma Weiming (马伟明), lulus dari Naval Engineering Institute pada tahun 1982; pada tahun 1996 menerima gelar doktor di Universitas Tsinghua. Dikenal terutama sebagai spesialis dalam sistem tenaga listrik, dan kapal selam. Saat ini ia adalah seorang profesor di Universitas Teknik Angkatan Laut PLA.

Karena prestasinya yang gemilang, pada tahun 2001 ia terpilih sebagai anggota dari China Academy of Engineering Sciences. Baru-baru ini, Komisi Militer Pusat RRC memutuskan untuk memberikan dia Medali kehormatan untuk keberhasilan pengembangan sebuah ketapel elektromagnetik untuk sebuah kapal induk.

Perlu dicatat bahwa panjang ketapel lebih dari 100 m, itu adalah linear motor dengan sistem kompleks pasokan energi dan manajemen. Kinerja tinggi daya penyimpanan dan sistem konversi daya, memungkinkan untuk meluncurkan pesawat dalam waktu 45 detik. Untuk meluncurkan pesawat terberat carrier berbasis katapel harus mengeluarkan sekitar 120 megajoule. Sistem penyimpanan akumulasi dan energi memiliki kapasitas 140 megajoule, atau kekuatan 3,1 MW, dan termasuk kerugian energi - hingga 4 MW. Mengingat kehadiran empat ketapel di kapal, serta sistem lain, kapal akan membutuhkan sumber energi hingga 60 MW.

Jadi, tampaknya, ini adalah indikasi bahwa kapal induk masa depan China an memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir.

Kerjasama Militer China-Thailand

Thailand dan China telah sepakat untuk bersama-sama mengembangkan peluncur roket dengan sistem kendali sebagai bagian dari langkah untuk memperkuat hubungan militer. Kedua belah pihak mencapai kesepakatan itu dalam kunjungan para petinggi militer Thailand ke China demikian penjelasan oleh Menteri Pertahanan Thailand Sukumpol Suwanatat Kerjasama ini disamping untuk mempererat Hubungan Militer juga merupakan hubungan  "seluruh keluarga" untuk China yang merupakan "saudara dekat kita".

Ini adalah pertama kalinya dalam 15 tahun dimana menteri pertahanan dan semua pemimpin militer utama mulai dari pertahanan permanen sekretaris, komandan tertinggi angkatan bersenjata untuk bertemu dengan perwira militer senior China, yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Nasional Jenderal Liang Guanglie.

Berdasarkan perjanjian baru, Thai Pertahanan Institut Teknologi akan bekerja sama dengan China untuk mengembangkan roket peluncur baru yang disebut "DTI-1G [Dipandu]" yang akan lebih akurat dan memiliki jangkauan lebih besar dari sistem yang ada, kata ACM Sukumpol setelah pertemuan itu.

Dalam kesepakatan bersama sebelumnya, Thailand dan China mengembangkan DTI-1 sistem, yang memiliki jangkauan antara 60 dan 180 km, tapi kekurangan akurasi. sehingga di kembangkan sistem baru DTI-1G proyek akan berlangsung tiga tahun dan akan didanai oleh anggaran 1,5 miliar baht.

Jenderal Liang juga mengatakan kepada delegasi Thailand bahwa jika Thailand ingin membeli senjata dari China, maka pihak China akan bersedia untuk menjualnya dengan "harga bersahabat".

China kembali luncurkan satelit Navigasi Beidou

Roket Long March-3B membawa dua satelit lepas landas dari pusat peluncuran Satelit Xichang di Xichang, China barat daya Provinsi Sichuan, pada tanggal 30 April 2012. China berhasil meluncurkan dua satelit ke ruang angkasa yang merupakan bagian dari satelit navigasi global dan jaringan positioning (GPS) dikenal sebagai Beidou, atau sistem Kompas.

Kapal latih Cheng Ho tiba di Malaysia

Kapal latih milik Angkatan Laut China, Cheng Ho yang sedang menjalankan pelayaran "Misi Harmoni", tiba di pelabuhan Kelang, Malaysia pagi tadi untuk kunjungan muhibah lima hari ke Malaysia.

Dalam periode kunjungan di Malaysia, pejabat dan angkatan laut China akan mengunjungi Kuil Cheng Hoon Teng dan Museum Cheng Ho di Malaka, selain Malaka dan Putrajaya. kunjungan ini merupakan kunjungan keempat kapal perang angkatan laut China ke Malaysia.

Friday, April 27, 2012

Li Changchun bertemu SBY di Jakarta

Anggota Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok Li Changchun atau orang nomor 5 di Komite central PKT kemarin ( 26/04 ) sore di Jakarta menemui Preisden Susilo Bambang Yudhoyono.

Li Changchun dalam pertemuan tersebut menyatakan, partai dan pemerintah Tiongkok berupaya meningkatkan kemitraan strategis antara kedua negara. Dia mengemukakan empat usulan, pertama melaksanakan kesepahaman yang dicapai antara pemimpin kedua negara, mendorong saling percaya politik, mengintensifkan kerja sama ekonomi dan perdagangan. Kedua, dengan aktif mendorong pertukaran dan kerja sama di bidang homaniora, mengkonsolidasi dasar sosial perkembangan hubungan antara kedua negara. Ketiga meningkatkan pertukaran dan kerja sama antara partai, Partai Komunis Tiongkok bersedia meningkatkan kontak dengan partai politik utama Indonesia termasuk Partai Demokrat, dan keempat mengintensifkan kontak dan koordinasi dalam urusan regional dan internasional, bersama-sama mendorong perkembangan perdamaian dan stablitas kawasan dan dunia.

Sementara itu, Presiden SBY menyatakan, Indonesia akan bersama dengan pihak Tiongkok untuk terus mendorong kerja sama di bidang-bidang ekonomi, perdagangan, kebudayaan, pendidikan, media serta urusan regional dan internasional dalam kerangka kemitraan strategis, memperkaya makna baru untuk kemitraan strategis. Indonesia bersedia meningkatkan pertukaran dan kerja sama antar partai dan mendorong pembangunan modernisasi negara masing-masing melalui saling belajar dan saling mencontoh.