Chindo News

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China.

Chindonews.blogspot.com

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China. .

China-Indonesian Information

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China..

Pameran Mobile

Pameran Mobil Internasional.

Pertukaran Budaya

Kebudayaan adalah sesuatu hal yang baru yang menghasilkan nilai budaya.

Thursday, February 28, 2013

Pangkalan baru untuk Kapal Induk China


Kapal induk pertama China "Liaoning" telah merapat di pangkalan baru nya  di pelabuhan utara Qingdao,
Qingdao adalah markas bagi Armada Utara China, yang bertanggung jawab untuk operasi di Laut Kuning, Laut Jepang, bagian sebagian  Laut China timur serta Teluk Bohai, yang berjarak hanya sekitar 150 kilometer (93 mil) dari Beijing. pelabuhan Qingdao juga dapat dikatakan bebas terhadap bencana badai dan hujan Es sepanjang tahun.

Xinhua News Agency melaporkan bahwa Kapal Induk meninggalkan pangkalan nya di pelabuhan Dalian, pada hari selasa, dan ini adalah perjalanan laut pertama tahun ini setelah istrahat tiga bulan. Liaoning adalah Ex kapal induk era Soviet yang diperbaharui dan dibeli dari Ukraina yang oleh angkatan laut China akan digunakan sebagai kapal induk latihan sebelum kapal induk made In China diluncurkan, selama perjalan ke pelabuhan Qingdao kapal induk ini juga melakukan beberapa uji coba sistem senjata, cuma belum ada rincian senajat apa saja yang di ujicoba...

Pelabuhan militer di Qiangdao. adalah pelabuhan kapal induk China yang  telah mempunyai jaminan logistik.
Pelabuhan kapal induk yang baru ini dijalankan dan dibangun oleh angkatan laut China. Pembangunannya memakan waktu 4 tahun. Pelabuhan dilengkapi air, listrik, gas dan bahan bakar. Kapal Liaoning akan terus mengadakan uji coba selanjutnya dari pelabuhan ini.

Kapal Liaoning meninggalkan pelabuhan Pabrik Produksi Kapal Dalian pada tanggal 26 Februari

Helikopter serang Z-10 dengan peluncur rudal AKD-10 rudal udara ke darat






Baru-baru ini, resimen helikopter tempur mengadakan latihan menembak dengan rudal udara ke darat AKD-10 yang dapat di kata merupakan rudal rudal anti-tank. dan rudal ini merupakan pengembangan terbaru di China untuk rudal anti-tank, kinerja rudal AKD-10 dapat dengan cepat menangkap dan otomatis melacak target, menembak akurasi dengan point of error 3 meter, dapat menangkap atau melacak target pada jarak 3000 meter. satu helikopter Z-10 mampu memanggul 8 buah rudak AKD-10 yaitu 4 pada sisi kiri dan 4 lagi pada sisi kanan, dan semua rudal dapat melakukan tugas secara serentak

Resimen Helikopter anti kapal selam armada timur China





Angin musim dingin masih berhembus kencang dan membuat tubuh gemetar kedinginan namun resimen helikopter anti kapal selam dari Armada timur China tetap menjalankan misi latihan rutin kali ini dalah misi untuk melatih para pilot dalam melakukan penerbangan termasuk melakukan real time monitoring setiap tindakan yang di ambil oleh pilot agar tidak terjadi kesalahan dalam operasional, karena semua termonitor di pusat komando.

Wednesday, February 27, 2013

PLA akan mengintensifkan latihan kesiapan tempur





Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China akan meningkatkan latihan militer pada tahun 2013 dalam rangka meningkatkan kemampuan tempurnya, demikian menurut Departemen Pelatihan Militer dari Markas Staf Umum PLA.

Sebuah pernyataan yang dirilis mengatakan PLA akan menempatkan latihan inti Militer China terkait keamanan kepentingan dalam posisi yang lebih menonjol dan akan memperkuat penggunaan amunisi-hidup dan latihan konfrontasi.

Dengan kesulitan yang lebih besar dan intensitas pelatihan yang lebih lama, latihan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan tempur tentara dan membantu tentara sepenuhnya mempersiapkan diri untuk berperang, kata pernyataan itu.

Menurut departemen, latihan akan mencakup udara-darat-laut secara bersama,dengan sistem latihan yang terkoordinasi.

Rekruitmen baru untuk pasukan perbatasan Xinjiang



Upacara penerimaan Tentara baru untuk pasukan perbatasan di xinjiang-China, setelah sebelumnya mereka harus mengikuti pelatihan selama hampir 2 bulan, dan sekarang siap untuk beradaptasi dengan kehidupan di barak militer perbatasan. seorang tentara yang bernama "wang yu" mengatakan "Investiture bukan berarti saya harus menjadi tentara yang berkualitas sampai saya memasuki pintu pertama dari barak, tapi saya yakin bahwa dalam waktu dekat, saya akan mampu menjadi seorang prajurit sejati, sebagai prajurit tentara Rakyat dalam arti sebenarnya