Chindo News

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China.

Chindonews.blogspot.com

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China. .

China-Indonesian Information

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China..

Pameran Mobile

Pameran Mobil Internasional.

Pertukaran Budaya

Kebudayaan adalah sesuatu hal yang baru yang menghasilkan nilai budaya.

Thursday, April 26, 2012

Latihan AL China-Rusia di laut kuning

Kapal perang China dan Rusia, Selasa 24/4/12 meninggalkan pangkalan angkatan laut di bagian timur China kota pelabuhan Qingdao untuk memulai latihan bersama di Laut Kuning. Kapal perusak angkatan laut China  DDG-112 Harbin dan kapal perang lainnya dari kedua negara akan bertemu dan melakukan serangkaian latihan selama dua hari ke depan.

Bandara Internasional Beijing

Bandara Internasional Beijing merupakan bandara yang utama di Beijing. Pesawat dari dalam dan luar negeri yang mendarat di bandara ini sangat padat sehingga menjadi salah satu dari bandara yang paling sibuk di dunia.

Bandara Internasional Beijing memiliki tiga buah bangunan teminal, yaitu T1, T2 dan T3. Ada layanan bus gratis antara ketiga- teminal tersebut yang beroperasi setiap 10 menit, dari pukul 6.00 pagi sampai 11.00 malam, dan berangkat setiap 30 menit dari 11.00 malam sampai 6.00.

Bus Ekspres Bandara dari T1 melaluo T2 dan T3 ke pusat kota. Ada sembilan rute bus dari kota Beijing ke bandara internasional. harganya/biaya RMB 16.

Selain bus, Anda juga bisa menggunakan kereta bawah tanah ekspres ke bandara tersebut. Kereta api ekspres itu akan berangkat dari stasiun kereta bawah tanah Dong Zhi Men dan melalui stasiun San Yuan Qiao sebelum ke T3 dan T2. harga/biaya kereta ekspres itu RMB 25.

Harga taksi dari pusat kota ke bandara sekitar RMB 100 (130 ribuan) dan memakan waktu 45 menit.

Selain Bandara Internasional Beijing, ada sebuah lagi bandara di kota tersebut, yaitu Bandara Nanyuan. Bandara tersebut terletak di selatan Beijing dan merupakan bandara yang pertama di China. Saat ini, bandara itu digunakan untuk misi militer. Namun, ia juga dibuka ke penerbangan Perusahaan China United Airlines yaitu sebuah perusahaan penerbangan murah di China.

Bus ke bandara Nanyuan beroperasi dari Nanyuan ke daerah Xi Dan di pusat kota. Penumpang penerbangan China United Airlines bisa menggunakan bus tersebut secara gratis.

Karena bandara tersebut lebih dekat dengan pusat kota. harga taksi pun murah, yaitu sekitar RMB 40 yuan (50 ribuan).

Kawasan Bisnis dan belanja di Kota Beijing


Kawasan Bisnis yang Terkenal
Selain pernah menjadi ibu kota untuk enam dinasti dalam sejarah China, Beijing juga terkenal sebagai kota bisnis yang penting di China. Di kota ini, ada banyak daerah bisnis tradisional dan modern yang terkenal.

Jalan Dashilan
Kawasan bisnis Jalan Dashilan terletak di pusat kota lama Beijing. Toko-toko menjual obat tradisional dan sutra yang bersejarah lebih 100 tahun ada ditemukan di jalan tersebut.

Jalan Liulichang
Kawasan ini kaya dengan budaya tradisional China. Toko-toko di jalan tersebut menjual kerajinan tangan dan lukisan tradisional China sejak lebih 150 tahun yang lalu. Anda bisa berjalan-jalan di daerah ini untuk mencari souvenir yang sesuai.

Kawasan Xidan
Kawasan bisnis Xidan terletak di barat Beijing. Toko-toko yang modern menjadikan daerah ini pusat fesyen di kota tersebut. Pemuda-pemudi dari seluruh kota untuk berbelanja, makan dan menonton film di kawasan ini.

daerah Wangfujing
Kawasan ini juga dikenal sebagai jalan emas karena banyak merek mewah internasional mendirikan cabang di jalan tersebut. Selain itu, jalan ini juga merupakan satu tujuan wisata yang terkenal di Beijing. Wisatawan dari seluruh negara datang ke Wangfujing untuk membeli-belah dan merasakan cara hidup penduduk asli di Beijing.

Jalan Xiushui
Jalan ini terkenal setelah kebijakan pintu terbuka dilaksanakan. Daerah tersebut berdekatan dengan kantor kedutaan besar asing. Oleh itu, orang asing di Beijing suka belanja di Xiushui. Kain sutra dan merek internasional yang terkemuka dapat dibeli di jalan tersebut.

Pasar Dongwuyuan (Kebun Binatang Beijing)
Pasar ini disukai oleh golongan muda di Beijing karena harga pakaian-pakaian dijual yang sangat murah. Pasar ini terdiri dari banyak toko kecil yang dibuka dari 5.00 pagi sampai 3.00 sore.

Daerah Kabupaten Danba di kenal sebagai Kota cahaya matahari

Rumah adat etnis Tibet Jiarong
Gadis-2 cantik jelita dari etnis Tibet Jiarong
Anda dapat menemukan Kota Cahaya Matahari yang banyak menghasilkan jelitawan ini di perairan Sungai Dadu di bagian tengah Koridor Tibet-Yi. Dengan "asuhan" Sungai Jinchuan, kampung-kampung etnis Tibet yang dilindungi oleh hutan pohon pic ini berkembang sendirian sehingga membentuk satu kawasan rumah yang masih mempertahankan lingkungan asal dan berbagai kebudayaan dan kebiasaan tradisional.

Di tepi Sungai Dadu selalu terdengar lagu rakyat yang merdu yang dinyanyikan oleh gadis etnis Tibet Jiarong. Irama lagu yang berkepanjangan bergema di seluruh lembah yang dipenuhi bunga pear bagaikan menari-nari di udara. Ngarai yang masih "tidur dengan nyenyak" "diterangi" oleh cahaya matahari yang lembut pada bulan Maret. Musim bunga di Danba pun membuka tirainya.

Danba atau dalam bahasa Tibet disebut "rong-brag" adalah tempat tinggal bagi etnis Tibet Jiarong. Kabupaten yang cerah cuacanya sepanjang tahun dengan pemandangan tahunan yang indah ini sangat mempesona sehingga dijuluki sebagai Kota Cahaya Matahari.

Pada pandangan saya, Danba pada waktu malam lebih mempesona dibandingkan dengan waktu siang. Ketika itu, suara riak air Sungai Jinchuan yang lembut menjadi "melodi" utama di kota mikro ini. Bahkan, banyak orang Danba tidak dapat tidur tanpa suara yang biasa didengar itu. Ruang-ruang terbuka di Kabupaten ini menjadi tempat berkumpulnya rombongan pertunjukan tari Guozhuang (sejenis tarian tradisional etnis Tibet yang ditari mengelilingi perapian) serta penggemarnya. Nyanyian etnis Tibet yang merdu terdengar serta tarian Guozhuang dengan lengan-lengan panjang yang umpama berterbangan, nyata menjadi "teman yang paling ideal" pada bunyi gelora sungai tersebut.

Masalah pulau Huangyan antara China dan Philipina

People's Daily: Pulau Huangyan di Laut Tiongkok Selatan adalah wilayah Tiongkok sejak dahulu kala, demikian ditegaskan dalam artikel harian People's Daily. Situasi di kawasan perairan itu saat ini masih belum tenteram. Filipina masih terus berupaya memunculkan perkara tanpa mengindahkan aksi konstruktif dan pendirian prinsipal Tiongkok yang menganjurkan penyelesaian masalah melalui pendekatan diplomatik. Pejabat tinggi militer Filipina menyatakan telah mengirim dua kapal ke perairan Pulau Huangyan.

Belum lama berselang Menteri Luar Negeri Filipina Rosario saat berkunjung di AS mengatakan, Tiongkok telah menimbulkan "ancaman serius" terhadap banyak negara di kawasan Laut Tiongkok Selatan. Dari perkataannya itu jelaslah bahwa Filipina ingin menjadikan masalah Laut Tiongkok Selatan sebagai masalah panas dengan terus memunculkan perkara di daerah itu, untuk memberikan persepsi bahwa "Tiongkok bisa membuat peraturan bagi negara mana pun". Filipina berusaha menarik negara besar yang tidak berkaitan dengan masalah Laut Tiongkok Selatan dan juga ASEAN untuk mendukung pihaknya dalam upaya internasionalisasi masalah itu.

Filipina berkali-kali menyebut "peraturan". Filipina perlu diperingatkan, bahwa Laut Tiongkok Selatan bukanlah tempat bagi avonturir yang tanpa peraturan.

Pada November 2002, Tiongkok dan negara-negara ASEAN telah menandatangani Deklarasi Perilaku DoC Laut Tiongkok Selatan, yang menetapkan aturan pokok penyelesaian masalah Laut Tiongkok Selatan, termasuk menahan diri, tidak mengambil tindakan yang memperumit masalah serta memengaruhi perdamaian dan stabilitas kawasan. DoC juga menganjurkan pihak terkait menangani perselisihan dengan cara konstruktif. Filipina adalah salah satu negara penandatangan DoC, dan sewajarnya memahami keseriusan peraturan tersebut.

Pulau Huangyan adalah wilayah Tiongkok sejak zaman dahulu. Filipina yang mengklaim kedaulatan atas Pulau Huangyan adalah sebab fundamental yang menimbulkan situasi rumit di Pulau Huangyan saat ini. Insiden kali ini dimulai setelah Filipina mengganggu kapal ikan Tiongkok yang beroperasi di Pulau Huangyan. Ini adalah kenyataan yang tidak boleh dibantah. Filipina berkali-kali menyebut Tiongkok secara sepihak membuat peraturan. Filipina berbuat demikian untuk mengelabui dunia bahwa dirinya yang mensabotase peraturan yang ditetapkan dalam DoC.

Menimbulkan perkara dan mendorong internasionalisasi masalah Laut Tiongkok Selatan oleh Filipina dimaksudkan untuk merusak kesepahaman penting antara Tiongkok dan ASEAN, mengganggu kerja sama yang tercapai susah payah, sehingga menejerumuskan masalah Laut Tiongkok Selatan dalam situasi yang kacau balau untuk pada akhirnya menyusun "peraturan" yang hanya menguntungkan kepentingan dirinya sendiri.

Pendirian prinsipal dan tekad Tiongkok adalah menjadikan Laut Tiongkok Selatan sebagai laut damai dan laut persahabatan sejati. Ini juga kepentingan bersama negara-negara ASEAN.

DoC adalah dokumen dasar untuk menyelesaikan masalah Laut Tiongkok Selatan. Tiongkok ingin bersama negara-negara ASEAN untuk melaksanakan DoC. Untuk itu dibutuhkan dialog dan musyawarah, serta kepercayaan dan nuansa positif.



Tiongkok adalah negara yang paling awal menemukan, menamai, dan memasukkan Pulau Huangyan ke dalam peta Tiongkok. Tiongkok juga melaksanakan administrasi di sana.

Menurut catatan sejarah, pada tahun 1279, ahli astronomi terkenal Dinasti Yuan, Guo Shuojin mengadakan pengukuran dengan perintah Kaisar, dengan titik pengukuran di Laut Tiongkok Selatan tepat di Pulau Huangyan. Ini menunjukkan, setidaknya Tiongkok sudah menemukan Pulau Huangyan pada zaman Dinasti Yuan.

Pada Januari 1935, pemerintah Tiongkok menugaskan lembaga pemerintah antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Angkatan Laut, dan Kementerian Pendidikan membentuk Komite Pemeriksa Kawasan Perairan dan Daratan 132 pulau di Laut Tiongkok Selatan, dan Pulau Huangyan dengan nama Scarborough Shoal sebagai bagian Kepulauan Zhongsha dimasukkan ke dalam peta Tiongkok. Pada Oktober 1947, dalam daftar nama lama dan baru Kepulauan Laut Tiongkok Selatan yang diperiksa dan diumumkan pemerintah Tiongkok, Scarborough Shoal dijadikan sebagai Demoratic Reef dan dimasukkan ke Kepulauan Zhongsha. Pada tahun 1983, Komite Nama Daerah Tiongkok mengumumkan sejumlah nama lokasi di Kepulauan Laut Tiongkok Selatan dan menetapkan Palau Huangyan sebagai nama standar sedangkan Democratic Reef sebagai nama keduanya. Peta resmi yang dipublikasi pemerintah beberapa dinasti Tiongkok semuanya menetapkan Pulau Huangyan sebagai wilayah Tiongkok. Pulau Huangyan terus berada di bawah administrasi Provinsi Guangdong atau Provinsi Hainan Tiongkok. Komunike dan pernyataan pemerintah Tiongkok mengenai kedaulatan terhadap Kepulauan Tiongkok Selatan semua menunjukkan bahwa Pulau Huangyan adalah wilayah Tiongkok. Semua ini lebih awal dari pada Konvensi Hukum Laut PBB UNCLOS yang mulai berlaku pada 1994.

Perairan di sekitar Pulau Huangyan adalah area penangkapan ikan tradisional nelayan Tiongkok. Sejak zaman dahulu, kapal nelayan Tiongkok sering menuju perairan di sekitar Pulau Huangyan. Biro Statistik Nasional Tiongkok, Biro Seismologi Tiongkok dan Jawatan Maritim Nasional Tiongkok berulang kali mengadakan penyelidikan ilmiah di Pulau Huangyan dan perairan sekitarnya.

Komposisi wilayah Filipina ditetapkan oleh serangkaian perjanjian internasional, dan tidak ada satu pun yang menyinggung Pulau Huangyan dan juga tidak ada yang memasukkan Pulau Huangyan ke dalam wilayahnya. Perjanjian Paris antara AS dan Spanyol tahun 1898, Perjanjian Washington antara AS dan Spanyol tahun 1990, dan Perjanjian antara Inggris dan AS tahun 1930 dan lain sebagainya dengan jelas menetapkan wilayah Filipina di sebelah barat garis bujur timur 118 derajat, dan Pulau Huangyan terletak di luar batas itu. UUD Filipina tahun 1935, Perjanjian Hubungan AS-Filipina tahun 1947, Perjanjian Persekutuan Militer Filipina-AS tahun 1952, Undang-Undang Filipina pasal 3046 mengenai garis pokok perairan territorial serta amendemen Filipina tahun 1968 mengenai garis pokok perairan territorial menegaskan kembali ikatan hukum ketiga perjanjian itu dan sekali lagi menetapkan lingkup wilayah Filipina, titik dan garis pokok perairan teritorialnya semuanya tidak meliputi Pulau Huangyan. Peta yang dipublikasi Filipina pada tahun 1981 dan 1984 juga menetapkan Pulau Huangyan di luar batas wilayah Filipina. Kenyataan membuktikan sepenuhnya bahwa Pulau Huangyan di luar wilayah Filipina dan mutlak bukan bagian wilayahnya.

Filipina sebelum 1997 tidak pernah mengajukan persoalan terhadap kedaulatan dan administrasi pemerintah Tiongkok serta ekspolitasi Tiongkok di Pulau Huangyan dan juga berulang kali menyatakan bahwa Pulau Huangyan berada di luar lingkup wilayahnya.

Daratan mendominasi lautan adalah prinsip pokok Hukum Maritim Internasional. Konvensi Hukum Maritim PBB memperkenankan negara kepulauan membangun zona ekonomi eksklusif 200 mil, tetapi negara kepulauan tidak berhak melanggar kedaulatan wilayah negara lain. Pemikiran dan perbuatan mengubah kedaulatan wilayah dengan Konvensi Hukum Maritim PBB itu melanggar Hukum Internasional dan juga melanggar azas tujuan dan prinsip Konvensi Hukum Maritim PBB.