Chindo News

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China.

Chindonews.blogspot.com

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China. .

China-Indonesian Information

Informasi berita, sosial, budaya, etnik, militer, teknologi, dari negara China..

Pameran Mobile

Pameran Mobil Internasional.

Pertukaran Budaya

Kebudayaan adalah sesuatu hal yang baru yang menghasilkan nilai budaya.

Wednesday, November 3, 2010

Pakaian Etnik Uzbek


Jumlah orang etnis Uzbek sedikit saja dan kebanyakan mereka tinggal di bagian selatan dan utara Daerah Otonom Uigur Xinjiang. Mereka suka memakai kopiah yang berwarna-warni dan bersegi empat. Pria etnis Uzbek memakai baju yang panjangnya sampai ke lutut, dan mengikat ikat pinggang yang berbentuk segitiga dan dihias dengan bunga bersulam.

Pada musim panas, wanita etnis Uzbek memakai gaun panjang yang berwarna-warni. Pada musim dingin, mereka suka memakai baju yang mahal-mahal yang terbuat dengan kulit rubah, berang-berang dan marmut.

Pria dan wanita etnis Uzbek suka memakai but panjang yang terbuat dari kulit. Namun, pada hari-hari biasa, mereka memakai sarung kasutl yang terbuat dari karet. Bila masuk ke dalam rumah, mereka akan melepas sepatu ini agar rumah tidak kotor oleh debu.

Kejasama Satelit China dan Pakistan


Pakistan dan China telah menandatangani perjanjian pinjaman untuk mengatur sistem kontrol untuk satelit komunikasi bersama yang akan diluncurkan tahun depan.

Duta Besar Pakistan untuk China Masood Khan menandatangani perjanjian kredit dengan Bank Exim of China untuk proyek pengendalian satelit Paksat-1R di Beijing, pernyataan resmi mengatakan.

Paksat-1R akan diluncurkan pada tanggal 14 Agustus tahun depan untuk menggantikan satelit komunikasi saat ini Paksat 1

Tuesday, November 2, 2010

Taman Nasional XIXI di Hangzhou





Taman Nasional Xixi terletak hanya 5 kilometer di bagian barat Kota Hangzhou, sebuah area tanah rawa sekunder yang jarang ditemukan di dalam kota. Area tanah paya Xixi yang dinamakan sebagai taman rawa pertama di China dengan luasnya 10.08 kilometer persegi, dan 3.46 kilometer persegi adalah proyek perlindungan periode pertama yang telah dibuka kepada para wisatawan. Taman itu dilengkapi dengan 3 area, yaitu area pemeliharaan tanah rawa yang tertutup di bagian timur yang berfungsi untuk memelihara dan melestarikan tanah rawa dan tanah berpaya primitif. Kawasan perlindungan pemandangan ekologi tanah rawa di bagian barat dan berfungsi untuk memelihara tanah payau primitif dan area tanah payau untuk kunjungan santai di bagian tengah.

Penutupan Expo Dunia Shanghai 31 Oktober 2010

Expo Dunia 2010 kemarin (31/10) malam resmi ditutup di kota Shanghai setelah berlangsung selama 184 hari. Sebanyak 190 negara dan 56 organisasi internasional berpartisipasi dalam even akbar kelas dunia ini.

Penutupan expo dilakukan oleh Perdana Menteri Tiongkok Wen Jiabao.

"Saya mengumumkan Expo Dunia Shanghai 2010 resmi berakhir!"








Arena upacara penutupan expo seketika bergemuruh oleh tepuk tangan.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok Wang Qishan selaku Anggota Direktur Panitia Penyelenggara Ekspo Dunia Shanghai menyampaikan pidato pada acara penutupan. Ia memuji ajang expo Shanghai ini sebagai ekspo yang cemerlang berkat upaya dan partisipasi dari 190 negara dan 56 organisasi internasional.

"Dalam 184 hari yang lalu, kita bersama melewati ekspo yang sukses, menarik, dan tidak terlupakan. Ekspo Dunia Shanghai berlangsung cemerlang berkat partisipasi 190 negara dan 56 organisasi internasional, kontribusi tanpa pamrih dari 2 juta lebih relawan dan perhatian 73,08 juta pengunjung. Masa cemerlang itu akan selalu diingat selama-lamanya."

Wakil Perdana Menteri Wang Qishan menyatakan, Expo Shanghai adalah pameran pencapaian terbaru dari peradaban manusia. Tiongkok yang lebih terbuka, inklusif, beradab dan maju akan bersama dunia internasional menyongsong masa depan yang lebih indah.

Jean Pierre Lafon selaku Ketua Bureau of International Expositions (BIE) memuji Expo Shanghai telah mencapai sukses besar, yang sekaligus menjadi sukses kegiatan ekspo dunia.

"Expo Shanghai 2010 adalah kesuksesan besar, ini juga adalah sukses bagi kegiatan ekspo dunia. Tema "Better City, Better Life" yang diangkat dalam Expo Shanghai akan terus diwariskan setelah penutupan ajang ini."

Dalam acara penutupan, pihak penyelenggara Expo Shanghai menyerahkan bendera Bureau of International Expositions kepada Milan, Italia sebagai tuan rumah World Expo pada tahun 2015.

Sebelumnya pada Expo Shanghai digelar forum pertemuan puncak yang mengusung tema "pembaruan dan perkembangan perkotaan yang berkelanjutan". Forum ini menelurkan Deklarasi Shanghai, yang berisikan kesepakatan partisipan Expo Shanghai dalam bidang perkembangan perkotaan berkelanjutan di seluruh dunia. Deklarasi Shanghai mengusulkan menetapkan 31 Oktober setiap tahun sebagai "Hari Kota Dunia".

Thursday, October 28, 2010

Pakaian Etnik Dulong



Orang etnis Dulong kebanyakan tinggal di bagian barat laut Provinsi Yunnan. Menurut tradisi, mereka biasanya memakai baju yang dibuat dari kapas dan linen dan celana pendek. Mereka juga memakai kain linen di luar baju mereka, kain ini disangkut di bahu kiri, dengan lengan kanan terkena, sedangkan panah dan keris diikat di pinggang.



Wanita etnis Dulong memakai lingkaran rotan yang berwarna di pinggang mereka. Mereka juga suka memakai berbagai perhiasan seperti kalung bahkan berbagai jenis uang logam yang dibuat dari perak. Ketika keluar, wanita etnis Dulong biasanya membawa kerau yang dianyam dari bilah-bilah bambu. Pada waktu dahulu, semua orang etnis Dulong berkaki ayam dan tidak mengikat rambut mereka yang panjang.